Home New here? Sign Up | Log out

Pages

Showing posts with label Kehidupan. Show all posts
Showing posts with label Kehidupan. Show all posts

Thursday, May 1, 2014

Bintang dan Momen

Thursday, May 1, 2014
0 comments


"Een lange ingespannen blik
Hecht zich soms aan een sterke ster,
Die alleen staat en stralend ver,
Stil als een eeuwig oogenblik."


Kutipan puisi berjudul Ster. Dari buku Serenade karya J. Slauerhoff

read more

Wednesday, August 28, 2013

Ketika Hasan Basri Muda Jatuh Cinta

Wednesday, August 28, 2013
7 comments
Bicara tentang cinta tak kan ada habisnya. Karena memang sudah fitrahnya manusia dibekali oleh hati, hati yang dapat merasa. Ya, begitulah. Bahkan manusia pertama, Nabi Adam dan Hawa pun dulu juga telah memiliki rasa cinta bukan?

Di pagi hari ini, aku mendapatkan suatu hikmah dari buku "Bukan Sekedar Cerita" Suatu buku yang berisi tentang cerita-cerita hikmah baik berasal dari zaman Rasul maupun para pendahulu dan juga zaman sesudahnya. Aku buka daftar isinya, sejenak aku tertegun pada suatu judul "Ketika Hasan Basri Jatuh Cinta". Ya, judul itulah yang menarik perhatianku untuk membacanya untuk pertama kali dibanding kisah yang lain.
----------------------------------------------------

Hasan Basri muda adalah pemuda yang rupawan dan manis. Ia selalu berpakaian serba bagus dan tidak jarang jalan-jalan mengelilingi kota Basrah. Ia senang tinggal di kota itu.

Suatu saat, ketika ia berjalan-jalan, dia melihat seorang wanita cantik jelita. Hatinya terpikat kepada wanita tersebut. Lalu dibuntutinya wanita itu. Merasa diikuti, wanita tersebut menoleh kepada Hasan Basri dan berbicara, "Tidak malukah Anda?"

Hasan Basri menjawab, "Kepada siapa saya harus malu?"

Wanita itu menjawab, "Tentu saja malu pada Allah, yang mengetahui kelakuan mata dan hati."

Kata-kata wanita itu justru membuat Hasan Basri penasaran. Sempat terjadi pergolakan, tetapi kecantikan dan pesona wanita itu seolah membetot sukmanya, terutama dua matanya yang jeli memikatJiwa mudanya membuatnya ingin mengikutinya lagi. Wanita itu bertanya, "Mengapa kamu mengikutiku terus?"

"Aku tergoda oleh kedua matamu."

"Aku akan memenuhi apa yang kamu inginkan." Kata wanita itu menjawab. Karena merasa cintanya tersambut oleh sang wanita, Hasan sangat gembira.

Tiba-tiba munculkan wanita pelayan menemui Hasan Basri dan bilang bahwa majikannya sakit keras dan berpesan bahwa, "Aku tidak menginginkan kedua bola mata yang menjadikan orang terfitnah. Jika Allah mengizinkan pasti akan kuberikan kedua biji mata ini kepadamu." (Sumber lain, ex: Kitab Duratun Nasihin,  menjelaskan bahwa selain menyampaikan pesan itu, wanita pelayan itu juga memberikan kedua bola mata sang wanita yang dicintai Hasan)

Mengetahui hal ini Hasan sangat gelisah dan mencela dirinya sendiri, "Sungguh celaka aku, sudah berjenggot tapi rasa maluku kalah dengan seorang wanita." Semalaman ia menangis, menyesali dengan apa yang telah dia lakukan.

Keesokan harinya, Hasan Basri menuju rumah sang wanita untuk meminta maaf dan meminta kehalalan dari wanita tersebut. Namun saat tiba di rumahnya, rumahnya tertutup dan terdengar suara tangisan dari dalamnya. Lalu sang tetangga mengatakan bahwa pemilik rumah tersebut, yang tak lain adalah wanita yang dicintai Hasan, telah meninggal dunia. Hasan Basri sangat menyesal, dia makin tenggelam dalam kesedihan. Tiga hari lamanya ia tak keluar rumah, waktunya dia habiskan untuk menyesal dan bertaubat pada Allah atas kesalahan dan kelalainnya dalam urusan cinta.

Dan di hari ketiga, Hasan Basri bermimpi melihat wanita duduk di surga. Wanita yang tampak di mimpinya tak lain adalah wanita tersebut.

Hasan Basri berkata, "Berikan aku maaf atas apa yang aku lakukan!"

Wanita itu berkata, "Aku telah memaafkanmu, karena aku telah memperoleh banyak kebaikan dari Allah dengan sebab dirimu."

Hasan berkata lagi, "Berilah aku nasihat!"

Wanita itu berkata, "Ketika engkau dalam kesendirian, berdzikirlah pada Allah. Kerika engkau berada di pagi dan sore hari, beristighfarlah dan bertaubatlah pada Allah!"

Lalu Hasan Basri terbangun. Dan nasehat wanita dalam mimpi tersebut menjadi renungannya. Lalu ia bersungguh-sunggu mempelajari ilmu agama, dan akhirnya jadilah ia ulama besar yang namanya tetap dikenang hingga saat ini..

----------------------------------------------------------------
Itulah cerita hikmah dari ulama besar Hasan al Basri. Dari cerita ini kita mendapat banyak pelajaran. Manajemen cinta. Di mana cinta harus kita kontrol saat belum ada status halal. Bukan kita dilarang untuk mencintai lawan jenis, tapi posisikan dirimu sebagai hamba yang memiliki Tuhan. Menikah adalah cara untuk mencapai kehalalan tersebut. Jika belum siap, maka berpuasalah. Seperti itulah yang diajarkan nabi pada salah satu hadist..  Di samping itu, satu hal yang dapat dijadikan pelajaran dari cerita tersebut adalah bahwa Allah Maha Penerima Taubat. Tak peduli seburuk apa engkau di masa lalu, masih ada masa depan yang masih menjadi impian dan harapanmu. Saya bukanlah orang yang paling sempurna sehingga saya menasehati anda, tapi saya hanya belajar dan akan terus belajar, dan saya hanya memberikan sedikit ilmu agar kita sama-sama saling ditunjukkan sabila haq, jalan kebenaran..


read more

Tuesday, October 2, 2012

"Spirit of Life" di Kota "Spirit of Java"

Tuesday, October 2, 2012
1 comments
2006. Itulah kali pertama aku datang di kota Surakarta, kota yang lebih akrab dibilang Solo. Ake berwisata ke kraton dan tuku klambi batik dan kaos. Dari keraton aku ke PGS. Yah jalan kaki menikmati suasana kota solo yang sangat beda dengan kampoeng ku, Jember..

2012. Ini kali kedua aku menginjakkan di kota Solo. Aku datang di datang di saat Pak Jokowi pergi. Namun sekarang berbeda. Jika dulu yang pertama aku masih kecil dan hanya sebatas dolan. Tapi kali ini aku datang sebagai pengembara ilmu. Jadi mahasiswa kedokteran di PTN di Solo (opo hayoo.haha). Dari kecil memang tak ada bayangan sama sekali ane mau kuliah di kota Solo. Tapi ketika aku menginjak kelas 11 SMA, aku mulai merajut asa untuk kuliah di sini. Dan alhamdulillah, aku bisa kuliah di sini. Perjuangan masih panjang dan aku tak ingin menjadi orang yang mengingkari nikmat-Nya. Aku bulatkan spirit of life di sini, di kota the spirit  of Java.. I hope I get success in here :) Amiiinn..



Ini fotoku di depan gerbang UNS. Menghadap ke belakang karena sadar diri. Haha 



  Foto di depan rektorat UNS. Pose santaiii..
ki-ka : Elvia, Darma, Ilham Gendut, "Me"



Fotoku bareng teman-teman kelompok ospek. Sedang makan di Piz** H*t (disensor yaa biar yang lain tidak iri.. :p) 
ki-ka : Iqbal, Bram, "Aku", ZainAri, Agung, Darma dan Dika



Sedang ESQ, penyejukan jiwa dan membakar spirit agar belajar di sini hanya didasarkan pada ibadah krn Allah.. :") 
ki-ka: Farkhan, Agung, Helmi, Slamet, Mifta, Hafidz, Ilham, "Gua", Rizki, Darma, Aldi, dan Yusuf.






read more